Home » Berita » Foto Balita Disemen Korban Pembunuhan di Surabaya

Foto Balita Disemen Korban Pembunuhan di Surabaya

Berita Bocah Balita Disemen Korban Pembunuhan di Surabaya – Inilah berita tentang pembunuhn seorang bocah balita di surabaya yang disemen seperti patung.

Setelah dinyatakan hilang selama empat hari, balita berusia empat tahun akhirnya ditemukan tewas dengan kondisi yang mengenaskan.

Foto Balita Disemen Korban Pembunuhan di Surabaya

Mohon maaf kami menggunakan gambar foto lain sebagai ilustrasi karena foto bayi balita disemen yang aslinya menurut kami tidak pantas diedarkan.

Tragisnya, sekujur tubuh balita yang diketahui bernama Fahri Husaini itu, ditemukan dengan kondisi tubuh dibalut semen. Kontan saja, tubuh putra pasangan Annawi dan Zubaidah warga Jalan Endrosomo, hampir tampak seperti patung yang terbuat dari semen.

Menurut Kapolsek Semampir Kompol Mudzakkir, sebelum ditemukan tewas, orang tua korban sempat mencari. Pasalnya, bocah ini tidak berada di rumah sejak hari Sabtu 16 Februari 2013 lalu. Orang tua Fahri sempat mencari bocah tersebut, hingga akhirnya ditemukan di samping rumah.

Ditemukannya Fahri sekaligus menguak tabir kejahatan yang dilakukan tetangganya, Solilik (31). Diketahui, hilangnya Fahri lantaran diculik Solilik untuk dijadikan patung semen.

“Jenazah korban ditemukan di samping rumah. Yang berjarak sekitar setengah meter dari rumah orang tua korban dengan rumah pelaku (Solilik),” kata Kapolsek Mudzakir, di Mapolsek Semampir, Selasa (19/3/2013).

Berdasarkan informasi, pertama kali jenazah Fahri ditemukan orang tua-nya sendiri yang memang sejak lama mencari anaknya tersebut.

Sementara Tersangka atas nama Solilik (31) tetangganya langsung ditangkap polisi dan saat ini sudah ditahan di Mapolsek Semampir.

“Tesangka sudah kami tangkap. Dugaan sementara korban hendak dijadikan patung dengan balutan semen tersebut. Kami juga belum memastikan apakah pelaku mengalami ganguan jiwa atau tidak. Karena, masih harus menunggu pemeriksaan kesehatan,” jelasnya.

“Bahkan, korban tewas gara-gara dibalut semen atau dibunuh juga masih menunggu hasil autopsi,” tambah mantan Kapolsek Jombang Kota ini.

Untuk sementara, korps berseragam coklat ini masih memeriksa tiga orang saksi untuk dimintai keterangan. Mereka adalah yang tinggal serumah dengan pelaku.

Sebelum disemen, Fahri dibanting & dianiaya hingga tewas

Sebelum dibalut dengan semen, balita berusia empat tahun yang dibunuh dan dijadikan patung, Fahri Husaini, ternyata sempat dibanting dan dianiaya terlebih dahulu hingga tewas oleh pelaku yang juga tetangganya, Solikin.

Fahri, dinyatakan dibunuh pada Sabtu 16 Februari 2013, malam. Sebelum kejadian, putra pasangan Misnawi (sebelumnya ditulis Annawi) dan Zubaidah ini sedang bermain-main di sekitar rumah pelaku di Jalan Endrosono.

“Pelaku melakukan pembunuhan pada malam Minggu sekira pukul 20.00 WIB. Korban bermain-main di depan rumah pelaku, dan kemudian pelaku ada dorongan untuk menghabisi korban,” kata Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Anom Wibowo, di Mapolres Pelabuhan, Selasa (19/2/2013) sore.

Saat itu, korban langsung ditarik oleh pelaku. Karena masih berusia empat tahun, kontan saja tanpa kesulitan Sholikin dapat dengan mudah membanting korban ke tanah. Tak puas dengan itu, tubuh Fahri yang sudah lemas dipukul beberapa kali dan mulut dibekap.

“Korban langsung meninggal di lokasi setelah dianiaya pelaku,” ujar Anom.

Selanjutnya, melihat korban yang tewas, Solikin kemudian mencari semen. Tanpa merasa berdosa, jenazah Fahri langsung dilumuri semen. Hal itu untuk menghilangkan jejak.

“Kesokkan harinya, pelaku mengambil semen. Kemudian Jasad korban dilumuri semen dan selanjutnya ditaruh lorong samping rumah,” tukasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, jenazah Fahri Husaini ditemukan terbalut semen seperti patung. Fahri sendiri diketahui telah hilang selama empat hari. Saat itu orang tua korban kebingungan mencari, hingga akhirnya ditemukan tewas. Solikin sendiri merupakan tetangga dari Misnawi dan Zubaidah orang tua korban.


Baca juga: